Wenas1032 speaks


Lustrum Kolese Debritto ke-60
August 26, 2008, 11:37 am
Filed under: My experience

Tanggal 23 Agustus kemarin, banyak “manuk” yang pulang kandang. (Kenapa judulnya manuk pulang kandang ya? kan manuk punyanya sarang, bukan kandang). Ini istilah bagi para alumnu2 SMU Kolese Debritto Yogyakarta yang ngadain reuni. Reuni kali ini berdekatan dengan ulang tahun SMU Kolese Debritto yang ke-60 (19 Agustus 1948 – 19 Agustus 2008). Acara dimulai pagi hari dengan misa, pemberkatan gamelan dan patung debritto. Kemudian dilanjutkan dengan break untuk gojeg gojeg kewan.

Acara dilanjutkan sore harinya dengan beragam pentas seni, mulai dari vocal group, barongsai, bambang cakil, dan…CHEERLEADER!! (ini nih acara yang paling nggilani…siswa2 JB yg cowok semua, berotot dan berkumis, pakai pakaian sexy dan joged2 ky cheerleader, diiringi lagu barbie girl, dan lagu2 centil semua….WAS****** kok nggilani bgt). Dan herannya justru acara ini yg paling diminati penonton. Pancen kelainan!!!

Acara dilanjut juga dengan pengumuman adanya arisan dimana para peserta yang berminat “menitipkan” Rp 100.000,00 per bulannya selama 40 bulan supaya berbunga dan bunganya disumbangkan untuk membantu pendidikan siswa debritto yang kurang mampu. Di akhir bulan ke-40, uang bisa diambil secara utuh. Ya….niat yang mulia, semoga byk yg berminat. Ada juga pelelangan patung Debritto sebanyak 5 buah dan diakhiri dengan kembang api.

Acara yang dipandu “Den Baguse Ngarso ini sungguh bikin ngakak-ngakak. Dari guyonan sekitar makam para Romo, termasuk makan “calon alm” samino, sukris dan romo ageng, ada juga sekitar perbedaan cino jowo yang dikemas dengan bahasa non-rasialis dan ndagel banged, guyon2 tentang VOC alias veteran alias orang yang pernah ga naik kelas; sampai guyon2 lain yang memang bener2 gojeg kewan. Anehnya siswa/alumni debritto, semakin dipisuhi (baca: diumpat), semakin senang. Semakin dihina2 semakin bangga. Memang kelainan! Tapi itu asyiknya reuni. Betul2 menghilangkan batas antara usia, status sosial, status ekonomi bahkan kesukuan dan keagamaan. HANYA DEBRITTO YANG BISA BEGITU!

Malam harinya juga para alumnus dijamu dengan pilihan2 hidangan yang menggiurkan. Berbekal dg uang pendaftaran 25000 bagi alumnus yg msh mahasiswa dan 50000 bagi alumnus yg dah ga mahasiswa, kami mendapatkan 3 tiket makan dan 2 tiket minum, pin, serta foto 1x untuk pembuatan buku alumni. Banyak pilihan yang semuanya enak2 sehingga bikin bingung juga. Dari “makanan2 halal” seperti Soto, pecel, nasi gurih, sate kambing sampai ke “makanan2 tidak halal” seperti babi kecap, sate babi, rica2 babi, B1 alias sengsu, dll. Sungguh mengembalikan kenangan ke masa lalu.

Selamat buat panitia! senang jg saya bisa berpartisipasi dan bertemu dg teman2 lama. Adven Sarbain, Laurensius Bendhot, Gumarang, Raymond, Kampret, Dellavia, Ari Moto, Sanaha, Thesong, Kharisma gentong, Aris, Ian kewan ngguyu, Siwar kewan warnet, Vito, duh sopo neh ya? banyaklah pokoe…

berita lengkap lihat http://www.debritto-yog.sch.id/content.php?id=43


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: