Wenas1032 speaks


Simposium Laktasi
April 17, 2009, 9:48 am
Filed under: Medical Events | Tags: , , , , ,

One day symposium:
“Lactation: A Comprehensive Management to Optimalized Its Process and Gain More Benefits”.

Waktu: Minggu, 31 Mei 2009 jam 07.30 – 15.30.
Tempat di The SUnan Hotel, Solo.

Akreditasi IDI 6 SKP.

Tiket:
Dokter spesialis 200.000,
Dokter umum 150.000,
Dokter muda/mahasiswa 120.000.
Transfer ke Rekening Bank Mandiri Cabang Solo Sriwedari: .138-000-653-8255 a.n. Marsita Endy Damayanti.

-Panitia Sumpah Dokter Periode 168 FK UNS Surakarta-



Awas retina Anda!
April 16, 2009, 9:07 pm
Filed under: Kedokteran Populer | Tags: ,

Waspada keretakan retina karena pancaran radiasi gelombang beta yang ditimbulkan oleh monitor computer anda.

Monitor computer produksi mulai tahun 2004 telah menyertakan sebuah komponen silicon radioaktif lemah ( grup metalloids) yang mampu membuat warna XVGA lebih cerah dengan biaya yang murah.

Pancaran radioaktif ini akan terus aktif hingga meluruh habis selama 20 tahun kerusakan pada mata tidak serta merta ,tetapi bersifat gradual,selalu istirahatkan mata anda dengan cara menutup mata tiap 3 jam berkomputer selama 5 menit.

Penelitian lanjut masih dilakukan di pusat mata USA .

Sebarkan be rita ini tolong atas anggota keluarga kita dan terutama juga buat anak2.

Please kindly response by forwarding this



Menyelamatkan nyawa orang itu mudah
April 16, 2009, 8:55 pm
Filed under: Kedokteran Populer | Tags: , , , ,

Sebuah email dari seorang teman…

Anak kami sakit panas. Tiap kali makan dan minum dia muntah. Dalam kondisi
lemah setelah dua hari sulit menelan makanan, kami hanya bisa untuk berusaha
memberinya minum, dan itu tidak mudah. Setelah lewat empat hari, akhirnya
anak kami dibawa ke rumah sakit untuk diinfus.

Sesuai perkiraan, penyakitnya dikarenakan virus flu yang menyebabkan batuk
pilek hebat sehingga menurunkan secara drastis nafsu makan. Setelah masa
kritis hari kelima, anak itu mulai sembuh sendiri. Anak kami itu berusia 23
bulan.

Dehidrasi adalah ancaman kematian yang menyebabkan lebih dari satu juta anak
di dunia meninggal dunia tiap tahunnya. Penyebab paling umum adalah diare
yang kabarnya menyebabkan lebih dari 1,5 juta anak kecil di negara
berkembang meninggal dunia setiap tahunnya. Lebih dari ¾ tubuh kita adalah
cairan. Kehilangan 10% saja akan menyebabkan organ-organ vital tidak
berfungsi, yang diikuti dengan kematian. Jika kejadiannya parah, seperti
pada kolera, kematian dapat terjadi hanya dalam waktu 8 jam.

Untuk mencegah dehidrasi cukup sederhana, berikan saja oralit. Kematian
dapat dihindari dengan pengetahuan sederhana ini.

Bagaimana cara membuat oralit? (bayangkan Anda di dusun kecil yang sulit
menemukan oralit sachet seperti halnya di kota)

James Grant, yang pernah menjabat sebagai direktur UNICEF selama beberapa
tahun, selalu membawa bungkusan paket dalam kantongnya : satu sendok teh
garam dan delapan sendok teh gula – bahan membuat oralit bila dicampurkan
dengan satu liter air. Ketika ia bertemu dengan para perdana menteri
negara-negara berkembang, ia akan mengeluarkan paket garam dan gula
tersebut, lalu berkata, ” Apakah Anda mengetahui bahwa paket ini harganya
kurang dari satu cangkir teh dan dapat menyelamatkan ratusan ribu nyawa
anak-anak di negara Anda?”

= = =

Saya ingat cerita paket di kantong tersebut. Tapi saya tetap lupa cara
membuatnya. Saya harus membongkar kumpulan buku untuk menemukan Made to
Stick, buku yang memuat cerita tersebut. Sekarang, agar mudah ingat, saya
buatkan visualisasinya.

Jadi, resep Oralit untuk menyelamatkan jutaan nyawa adalah :
ORALIT = 1 sendok TEH GARAM + 8 sendok TEH GULA + 1 liter AIR

Sengaja kata TEH saya besarkan supaya kita selalu ingat bahwa yang digunakan
adalah sendok teh. Lalu berapa banyak 1 LITER AIR itu?
1 LITER AIR = 5 GELAS NORMAL

(ukuran umumnya gelas adalah 200 cc air. Ada juga gelas yang 250 cc )

Supaya lebih ingat saya buatkan Rumus :

Jadi RUMUS AJAIBnya : 1 8 1 (1 sendok teh garam, 8 sendok teh gula, 1 liter
air).

Masih ada satu cerita lain. Ini kisah nyata yang membuat saya terus
bersedih.

Suatu ketika saya dengan teman-teman sedang makan sate. Kemudian seorang
teman menyatakan betapa ia ngeri setiap melihat sate yang potongannya
besar-besar.

“Kenapa?” tanya saya.

“Saya ingat keponakan yang meninggal karena makan sate,” katanya. Dia

bercerita, waktu itu sedang ada syukuran dengan makan-makan. Dia masih ingat
melihat si kecil keponakannya yang berlari-lari sambil membawa sate. Usianya
sekitar 4 tahun.

Kemudian musibah datang. Anak kecil itu tercekik daging sate. Semua orang
berusaha menolong. Anak itu dibalik, dipukul-pukul belakang lehernya (bahkan
sampai biru-biru, kata dia sambil matanya berkaca-kaca) . Daging sate tak
juga keluar. Lalu mereka mencari angkot untuk membawa anak itu ke rumah
sakit. Dia masih melihat anak kecil itu tersengal-sengal menarik nafas di
kendaraan. Pemandangan yang sungguh memilukan.

Tuhan berkehendak lain. Anak itu meninggal di perjalanan.

Sampai di rumah sakit, petugas memberi tahu bahwa untuk mengeluarkan benda
yang mencekik tenggorokan, cukup dengan memasukkan SEDOTAN MINUM ke
kerongkongan. Lalu hisap sehingga benda itu menempel. Lalu tarik.

Sesederhana itu.

Menangislah semua orang. Betapa sederhananya untuk menyelamatkan nyawa.
Betapa berharganya ilmu untuk menyelamatkan nyawa.

KALAU ANAK ANDA TERCEKIK MAKANAN KENYAL, keluarkan PAKAI SEDOTAN!

Semoga lebih banyak jiwa yang terselamatkan dengan pengetahuan sederhana
ini.



Pembukaan PTT Depkes Juni 2009
April 11, 2009, 5:56 pm
Filed under: Lowongan | Tags: , , ,

Sehubungan dengan rencana penerimaan dokter/dokter gigi PTT periode Juni 2009, dengan ini disampaikan :
1. Rencana jadwal pengangkatan dokter/dokter gigi PTT periode Juni 2009.

1.Regristrasi on-line di website
30 April – 06 Mei 2009
2.Penerimaan berkas pendaftaran melalui PO BOX
30 April – 12 Mei 2009
3.Pengumuman kelulusan
20 Mei 2009
4.Lapor ke Dinkes Prop Lulusan
25 – 27 Mei 2009
5.Pengarahan di Dinkes Lulusan dan pembayaran SPPD
29 Mei 2009
6.Berangkat serentak ke Propinsi tujuan
01 Juni 2009

2. Alokasi kebutuhan periode Juni 2009 akan ditayangkan melalui website www.ropeg-depkes.or.id pada tanggal 30 April 2009.
3. Prosedur pendaftaran dan kelengkapan berkas :
a. Pendaftaran secara on-line melalui website www.ropeg-depkes.or.id
b. Berkas dikirim ke PO BOX 1003 JKTM 12700 terdiri dari :
• Print out hasil registrasi on-line
• Asli Surat Keterangan Sehat terbaru dari dokter Pemerintah (Puskesmas/ RS Pemerintah)
• Foto copy Ijazah Profesi dokter yang telah dilegalisir asli
• Foto copy STR yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (BUKAN LEGALISIR ASLI)
• Surat Pernyataan (download dari www.ropeg-depkes.or.id) terdiri dari :
1. Tidak terikat kontrak dengan instansi lain
2. Bersedia bertugas untuk waktu yang telah ditentukan
3. Tidak mengambil cuti selama penugasan
(dibuat 2 (dua) lembar, 1 (satu) lembar bermaterai dan 1 (satu) lembar copy)
• Foto copy KTP/domisili yang disyahkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang (legalisir asli RT/RW/Lurah/Camat)
• Foto copy surat nikah (bagi suami/istri yang sama-sama mendaftar)
• Berkas dimasukkan dalam :
map warna biru = untuk dokter umum
map warna merah = untuk dokter gigi



PTT DEPKES – Brigade Siaga Bencana (2)
April 11, 2009, 5:50 pm
Filed under: Lowongan | Tags: , , ,

 

 

 

 

PENGUMUMAN

PENERIMAAN DOKTER PEGAWAI TIDAK TETAP

SEBAGAI ANGGOTA BRIGADE SIAGA BENCANA

PERIODE JUNI 2009

A. Persyaratan umum :

 

a)

 

 

 

 

 

Warga Negara Republik Indonesia

 

b)

 

 

 

 

Dokter umum Laki-laki/Perempuan

 

c)

 

 

 

 

Tidak terikat masa bakti/kontrak kerja baik dengan Instansi Pemerintah maupun swasta.

 

B. Persyaratan khusus :

 

a)

 

 

 

 

Tidak berstatus sebagai peserta PPDS/tidak terikat kontrak dengan Instansi Pemerintah maupun swasta

 

b)

 

 

 

 

Bersedia ditugaskan sebagai Brigade Siaga Bencana

selama 3 tahun berturut-turut (tidak pindah dari

lokasi penugasan)

 

c)

 

 

 

 

Siap ditugaskan ke lokasi bencana dan situasi khusus lainnya yang memerlukan tenaga dokter.

 

C. Kelengkapan berkas :

 

1. Surat lamaran ditulis diatas kertas bermaterai Rp. 6.000,-

2. Foto copy STR dari Konsil Kedokteran Indonesia

3. Pas foto ukuran 3 X 4 sebanyak 2 lembar

4. Foto copy ijazah yang dilegalisir asli

5. Surat pernyataan:

- Tidak sedang berstatus sebagai peserta PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) dan tidak terikat

kontrak dengan Instansi Pemerintah maupun swasta

 

- Bersedia ditugaskan sebagai Brigade Siaga Bencana

 

 

 

 

selama 3(tiga) tahun

berturut-turut (tidak pindah

dari lokasi penugasan).

- Siap ditugaskan ke lokasi bencana dan situasi khusus lainnya yang memerlukan tenaga dokter.

6. Sertifikat pelatihan PPGD/ATLS/ACLS bagi yang pernah mengikuti pelatihan.

7. Bagi yang pernah mengikuti tugas khusus kemanusiaan / Tim Kesehatan Gabungan agar melampirkan foto

copy dokumen dimaksud

 

 

d. Tempat pendaftaran dan seleksi dilaksanakan pada Rumah Sakit terkait :

 

No Unit kerja

Tanggal pelaksanaan

Pendaftaran Ujian tulis

1 RSUP Sanglah Denpasar 6 s/d 18 April 2009 23 April 2009

2 RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang 7 s/d 18 April 2009 23 April 2009

3 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung 16 s/d 22 April 2009 24 April 2009

4 RSUP Dr. Adam Malik Medan 13 s/d 17 April 2009 28 April 2009

5 RSUD A. Wahab Sjahrani Samarinda 12 s/d 30 April 2009 6 Mei 2009

6 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar 13 Apr. s/d 05 Mei 2009 12 Mei 2009

 

E. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia di masing-masing Rumah Sakit sbb :

 

- RSUP Sanglah Denpasar : Bagian SDM telp. 0361 – 227151

- RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang : Apri, S.Sos telp. 0711 – 354088

- RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung : Bagian SDM Hp. 085659066350

- RSUP Dr. Adam Malik Medan : Bagian SDM Gd. Administrasi Lt.III telp. 061- 8365657,

061-8365658, Hp. 081361691164

- RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda : dr. Hj. Mazniati Hp. 08125519201

Barlius Carlos Hp. 081250962633

- RSUP Dr. Wahidin Sudirihusodo Makassar : Bagian SDM RS telp. 0411 – 584675, 581818

 

 



Diklat Teknis Administrasi Kejaksaan (TAK) 2009

Selasa, 17 Maret 2009: niatnya sih cuma daftar ulang, naruh tas di pusdiklat ragunan, tapi apa daya, ternyata harus langsung mengikuti persiapan gladi upacara pembukaan diklat, pembagian kelas dan sedikit latihan baris berbaris. Rambut harus dipotong 0,1 cm…pufff….pengeluaran pertama, 12.000 rupiah.

Rabu, 18 Maret 2009: hari pertama diklat, bertemu dengan banyak sekali teman-teman baru, 590an orang. Pembukaan diklat, banyak yang pingsan…puff….kasian juga sih, barusan datang dari seluruh penjuru tanah air, masih cape dan harus segera beradaptasi. Tapi ya begitulah, calon2 penerus bangsa harus kuat dan tahan mental.

Rabu-Sabtu, 18-21 Maret 2009: latihan baris berbaris (PBB); dari jalan bagong, suara serak, barisan ular, muka gosong dan kulit telinga mengelupas….wew… itulah inti PBB yang kudapat: disiplin, kompak, satu perintah, saling menghargai.

Sabtu, 21 Maret 2009: lomba PBB. Wedew…barisan masih kayak ular kok dilombain. Pleton yang harusnya maksimal 33 orang diisi 49 orang. Tapi ya apa boleh buat. The show must go on. Eh lha dalah, kebetulan ujan deres. Sangat kontras dengan 4 hari sebelumnya yang begitu menyengat. Alhasil lokasi lomba dipindah ke lapangan tenis indoor. Lumayan, ga terlalu panas jadi ga dehidrasi. Dah gitu karena ruangan lebih kecil, instruksi danton jadi lebih kedengeran. Tapi ya tetep aja pletat pletot hahaha… (maap ya pak paskas)

Minggu, 22 Maret 2009: dapat kesempatan ke gereja. Dimanfaatkan dong, pulangnya beli es kelapa muda. Wuih segarnya. Sorenya berenang dan main pingpong. Manfaatkan dong fasilitas di pusdiklat hehehe… (disana ada juga fitness center, lapangan tenis indoor, lapangan sepakbola dan lapangan volley -red; sayangnya fasilitas bermusik ria masih minim.

Senin-Jumat, 23-27 Maret 2009: Saatnya belajar di dalam kelas. Tupoksi kejaksaan, administrasi pidum, pidsus, datun, pembinaan, pengawasan dan intel semua dilahap. Tidak lupa juga PUDK, kode etik dan fungsi pengawasan. Olahraga jalan terus dong. Tapi cuma pingpong coz kolam renang semakin tidak memungkinkan dan hujan deras setiap hari bikin deg-degan kalau mau berenang. Tugas dokter masih jalan terus dong…apalagi tanggal 26 Maret 2009 hari Nyepi, jadi poliklinik ditutup. Ya sudah berdasarkan instruksi dr Dewi, persediaan obat dan tugas mengobati diserahkan ke 2 dokter baru yang masih (maaf; hijau… siapa sih? ya saya, dan teman saya dr Roy Bozemantoro :p)

Sabtu, 28 Maret 2009: Sepertinya kebosanan dan homesick sudah mencapai puncaknya. Otak, jiwa dan fisik harus direfresh dong. Jadinya dilakukan acara outbound di Taman Mini Ragunan dipandu oleh para instruktur dari TNI-AU. Menuruni tebing, penyeberangan basah, penyeberangan kering, meluncur, mengayun, flying fox, memanjat tali temali dan menyeberangi tali. Wuih….serasa seperti pecinta alam bener2…walo badan pegel2 tapi hati dan pikiran jadi fresh. Ternyata cewek2nya jago2 juga lho, di beberapa arena justru mereka lebih gesit dan lebih kuat. Nah lo…buat cowok2 yg dah punya pacar jangan mau kalo disuruh2 ceweknya wkwkwkwk….

Malamnya, api unggun deh. Walopun bukan hari terakhir, tapi tampaknya malam mingu adalah moment yang ideal untuk bergelap2an ditemani api unggun. Nah lo….pada ngapain hayo…!! Eits…jangan ngeres dulu. Kami ber 12 kelompok adu kekompakan dengan menampilan spontanitas (yang sebenernya sudah dilatih beberapa Bermacam-macam budaya dari Sabang-Merauke ditampilkan. Keren keren sekali. Termasuk TAK 14 juga dong tentunya. Walaupun waktu latihan selalu kacau, tapi waktu penampilan ga jelek2 amat’lah. (……pleton empat belas tidak pernah malas, pleton empat belas pleton yang berkelas…). Jelas’lah. Pleton 14 kan punya Aswad Obama, Mulan Dahlia, Iin Febrina, Leonard Letto, Muis Solo, Indra Simbolon, Haryo Bagong, Anggoro bodyguard dan sederet artis2 lainnya.

Oya sebelum spontanitas, diumumkan juara untuk lomba PBB dan outbound sekaligus pembagian hadiah. Lomba PBB dimenangkan TAK 13, TAK 24 dan TAK 15; sedangkan lomba outbound dimenangkan TAK 15; TAK 14 dan TAK 13. Lumayanlah walaupun cuma juara dua, tapi kami mendapat kenang-kenangan dari Kapten Heru, SH. Terima kasih Kap.

Minggu, 29 Maret 2009: kembali kami yang beragama kristen/katholik diberi kesempatan untuk ke gereja. Lumayan, bisa dimanfaatkan untuk melihat dunia luar. Siangnya TAK 14 berkumpul untuk berfoto memakai baju putih hitam.

Senin, 30 Maret 2009: Ceramah dari JAMBIN, Kapusdiklat dan Karopeg. Sebenarnya ceramah untuk membesarkan hati para siswa yang sebentar lagi akan menyelesaikan pelatihannya dan kemudian ditugaskan ke kejati/kejari/cabjari di seluruh Indonesia. Para siswa juga diberi kesempatan untuk mengeluarkan uneg-unegnya, kritik, saran, dan harapan-harapannya. Siangnya dilakukan lagi gladi kotor upacara penutupan diklat TAK.

Selasa, 31 Maret 2009: Pagi-pagi dilakukan gladi bersih upacara penutupan, dan karena dirasa sudah cukup baik kami diberi kesempatan untuk beristirahat sebentar, dan itu kami manfaatkan untuk berfoto2 lagi. Akhirnya upacara penutupan diklat TAK dilakukan, dan dilanjutkan dengan pembagian sertifikat dan surat penempatan. Kami semua lulus ber-595 walaupun di tengah jalan ada beberapa yang sakit.
Surat Penugasan dibagikan. Mulailah suasana sedih dan sendu menyelimuti pusdiklat. Ada yang sedih karena mendapat tempat tugas yang tidak disangka-sangka. Ada juga yang sedih karena sebentar lagi berpisah dengan sahabat-sahabat baru yang baru sebentar dikenalnya, tapi sudah begitu akrab karena digembleng bersama selama 2 minggu. But life must go on. Semangat ya teman-teman. Mumpung masih muda, taklukan seluruh wilayah Indonesia. Kenali dan jelajahilah. Semoga kita bertemu lagi 2 tahun mendatang dalam diklat PPPJ. Amin. Selamat mengemban tugas dan jaga kesehatan kalian