Filed under: Lowongan
bisa dibuka di www.ropeg-depkes.or.id
Filed under: Lowongan
karena kalau dicopy paste menjadi amburadul susunannya, silakan buka di http://lowongan-pns.blogspot.com/2008/10/lowongan-cpns-polri-2008.html Selamat mencoba
Filed under: Lowongan
| NO. | JURUSAN /PROGRAM STUDI/PEMINATAN | BOP (setiap Smt), Rupiah | DKFM (setiap Smt), Rupiah | DP Th.1 (Smt 1), Rupiah | DPP Th.1 (Smt 1), Rupiah | |
| sassss1 | FAKULTAS KEDOKTERAN | Ilmu Bedah Umum | ||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 25.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Penyakit Dalam | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Kesehatan Anak | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 25.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| Obstetri dan Ginekologi | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 50.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 70.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 70.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Penyakit Saraf | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 25.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Kedokteran Jiwa | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Penyakit Mata | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 25.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Peny.Kulit & Kelamin | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 50.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 70.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 70.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Penyakit THT | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Penyakit Jantung | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Penyakit Paru-Paru | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Radiologi | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Anestesiologi | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Kedokteran Forensik | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Patologi Anatomik | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Patologi Klinik | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Bedah Orthopaedi | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 25.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Bedah Urologi | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Bedah Saraf | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Kedokteran Rehab. Fisik & Medik | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Bedah Plastik | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Kedokteran Olahraga | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Mikrobiologi Klinik | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Farmakologi Klinik | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 10.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Kedokteran Okupasi | ||||||
| - Reguler | 3.000.000 | 100.000 | 25.000.000 | 600.000 | ||
| - Program Perluasan | 15.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| - Pengembangan Dokter Sp. Daerah | 15.500.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| 2 | FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI | Ilmu Bedah Mulut | 10.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 |
| Ilmu Penyakit Mulut | 10.000.000 | 100.000 | 20.000.000 | 600.000 | ||
| Periodontologi | 10.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Konservasi Gigi | 10.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| Ilmu Kedokteran Gigi Anak | 10.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| Ortodonsia | 10.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| Prostodonsia | 10.000.000 | 100.000 | 40.000.000 | 600.000 | ||
| 3 | FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN | Ners.Spesialis Keperawatan Maternitas | 6.500.000 | 100.000 | 2.000.000 | ** |
| Ners.Spesialis Keperawatan Komunitas | 6.500.000 | 100.000 | 2.000.000 | ** | ||
| Ners.Spesialis Keperawatan Jiwa | 6.500.000 | 100.000 | 2.000.000 | ** | ||
| Ners.Spesialis Keperawatan Medikal Bedah | 6.500.000 | 100.000 | 2.000.000 | ** | ||
| **) Tidak diperlukan DPP mengingat program tersebut adalah program lanjutan dari Magister | ||||||
Biaya bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan susunan kabinet
Untuk info selengkapnya bisa dibuka di www.fkui02.net
Panitia Lulusan Dokter (PLD) FKUI 2008 bekerjasama dengan Deperteman Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI, akan mengadakan sebuah pelatihan yaitu Pelatihan Higiene Perusahaan dan Kesehatan (Hiperkes 2008). Lulusan dokter yang ingin bekerja sebagai dokter perusahaan memerlukan pelatihan ini, karena perusahaan mensyaratkan calon dokter perusahaan telah menjalani pelatihan ini sebelumnya. Kegiatan ini diadakan dalam beberapa periode. Periode terdekat dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : 20 – 30 Oktober 2008
DAN
10 – 19 November 2008
Tempat : Gedung Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI
Jl. Pegangsaan Timur No. 16
Jakarta Pusat
Biaya pelatihan sebesar Rp. 2.000.000
dengan fasilitas
- Pelatihan Hiperkes Selama 9-10 hari
- Modul Pelatihan dan seminar kit
- Lunch & Snacks
- Sertifikat HIPERKES dari Depnakertrans (sesuai Per 01/MEN/1976)
- BERLAKU SEUMUR HIDUP!
- Sertifikat Kedokteran Okupasi IDI 46 SKP
Syarat keikutsertaan:
Lulus Pendidikan Profesi Dokter (dibuktikan dengan Ijazah atau surat keterangan lulus)
Pembayaran dapat dilakukan melalui
Ticket Box:
Senat Mahasiswa FKUI (mba mimin)
Jl. Salemba Raya No.6 Jakarta Pusat Telp/Fax: 021-3920249 / 0852 8011 6240
Transfer:
BANK BCA
Bank BCA kcu Kalimalang
No Rek 2300952936 a.n dian milasari
BANK BNI
Bank BNI cab. UI Depok
No Rek 0130602406 a.n dwi miranti
BANK MANDIRI
Bank Mandiri kpc Jakarta RSCM
No Rek 122-00-0460107-9 a.n vera rahmawati
pembayaran paling lambat dilakukan 1 minggu sebelum pelaksanaan kegiatan.
bukti pembayaran melalui transfer, harap di fax ke nomor 021-8642183
tanggal pelaksaannya diberitahukan kemudian.
Untuk Info lanjut dan Konfirmasi hubungi Contact Person kami
Vera (08129658245),
Dian (0811804840),
Anggi (08128058864)
atau email ke : hiperkes_08@yahoo.com
Terima kasih atas perhatiannya, semoga hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas profesi kedokteran
Terima kasih
Salam,
Dian Milasari, S.Ked
Ketua
Filed under: My experience
Ini adalah perjalanan ke Jabodetabek’ku yang kesekian kalinya untuk mencari sesuap nasi dan sekarung berlian (jarene Sumbank)… Setelah jaga 11 hari di Cikarang-Cibarusah dan melewati lebaran, saya mendapat tawaran dari sahabat saya Tuntas Undip untuk jaga di Lebakwangi, Bogor. Karena niatnya lagi ngejar setoran, tawaran itu langsung saya sanggupi. Lagian saya pikir ga terlalu jauh. Ketika saya benar-benar kesana…hwaduuuhhh…tobat tobat…makan waktu lama sekalee. Dari Cibarusah ke Term.Cikarang naik angkot K17a 1 jam, 7000. Nunggu bis 0,5 jam. Dari Term. Cikarang ke Kalideres naik Mayasari 125 10.000 (tapi lumayan patas AC) 1,5 jam. Nunggu bis 0,5 jam. Naik bis 3/4 KJU jurusan Jasinga via Parungpanjang 20.000, 2,5 jam (zzzz) dah gitu kebablasan jadi harus naik ojeg 10.000 20 menit. Total 47.000 dan menghabiskan waktu 6,5 jam. Weleh weleh kaya Purwokerto Semarang aja. Dah gitu jalan yang berlobang-lobang dari Curug Tangerang sampai ke Lebakwangi Bogor sungguh meluluhlantakkan tulang-tulangku hehe…. Eh sampai di klinik belum sempat cuci muka, makan dan istirahat, sudah ada pasien intoksikasi yang menunggu. Intoksikasinya karena neo napacin halah halah… disusul dengan pasien snake bite, disusul dengan… disusul dengan… dan tidak terasa seharian yang melelahkan terlewati juga. Puji Tuhan. Pengalaman yang luar biasa. Thx God for the health and strength you given to me
Filed under: My experience
Dalam perjalanan saya dari Lebak Wangi ke Stasiun Senen untuk pulang ke Purwokerto, saya naik kereta jurusan Parung Panjang – Jakarta Kota. Tentu saja kelas ekonomi karena tidak ada kereta bisnis ap lalagi eksekutif di stasiun Parung Panjang. Model kereta ini sungguh kuno, seperti kereta-kereta zaman Jepang dulu. Dengan posisi tempat duduk menyandar dinding dan berhadapan, memungkinkan bagian tengah diisi lebih banyak orang. Ketika saya membeli tiket, saya sangat terkejut. Harganya ternyata hanya Rp 1.500,00. Saya berpikir, murah amir….wah pasti akan penuh sekali..Dan benar…. ketika pukul 04.30 saya naik, ternyata hanya tersisa tempat duduk. Dalam suasana gelap karena tidak ada cahaya masuk dan lampu kereta belum dinyalakan, saya nekat (ngesuk-suk) mendesak-desak penumpang lain agar saya kebagian tempat
dan berhasil..
Ah lega.. Saya pikir dengan perjalanan 1,5 jam kayaknya bakal cape kalau sampai tidak kebagian tempat duduk. Mana beberapa malam sebelumnya saya tidak sempat tidur nyenyak karena beberapa kali ada pasien berobat tengah malam atau dini hari. Puff…. lumayan nih dapat tempat duduk, pikir saya. Cuma sekarang saya kembali bingung, saya mau turun di mana nih. Salah seorang teman saya berkata bahwa kereta itu lewat Senen jadi saya bisa langsung membeli tiket kereta ke Purwokerto. Tapi ketika saya bertanya kepada salah satu petugas, dia mengatakan kereta tidak lewat Senen tapi harus ke Jakarta Kota dulu.
Ketika sedang sibuk berpikir, saya melihat seorang bapak-bapak (ini nih bahasa indonesia yang tidak baku, seorang kok bapak-bapak..singular apa plural nih? -red) yang sudah agak tua tidak kebagian tempat. Dengan jiwa (sok) pahlawan, saya mempersilakan bapak itu untuk duduk. Si bapak tersenyum dan kemudian kami berbasa-basi. “Turun mana Dik?” tanyanya.. “Kota pak. Oya pak saya bingung kalau mau turun Senen mendingan saya turun di stasiun mana ya?” “O ya turun kota aja gapapa, sudah deket kok. Nanti dari kota bisa naik KRL atau angkutan metro juga banyak. Sebenernya ada yang dari Parung Panjang langsung Senen, naik kereta dari Rangkas. Berangkatnya mungkin jam7 atau 8an”. Wah saya pikir-pikir kalau naik kereta tersebut walau lewat Senen tapi kalau berangkatnya jam segitu ya ga bakal kekejar nih. Saya harus naik Sawunggalih yang jam 8.15. Akhirnya saya memutuskan untuk tetap naik kereta ini dengan berpatokan dengan omongan bapak itu bahwa Kota-Senen tidak jauh dan kereta bisa nyampe Kota jam 7 kurang. Wah lumayan nih, trik berbuat baik menghasilkan informasi yang (moga-moga) cukup akurat.
Akhirnya pukul 05.10 kereta berangkat, melewati berbagai stasiun: Cicayur, Serpong, Pondokranji, Kebayoran, Palmerah, Tanah Abang, Duri, Angke, Manggarai dan akhirnya pukul 06.45 sampai juga ke Stasiun Kota. Lumayan’lah ga harus berdiri lama dan lebih awal dari perkiraan.
Turun Stasiun Kota, saya bertanya ke petugas cara ke Senen. Dia mengatakan bisa pakai kereta, bisa pakai mikrolet. Kalau naik mikrolet, keluar jalan dikit samapi lampu merah, nyebrang, cari mikrolet M12 yang ke arah kiri. Akhirnya saya ikuti petunjuk petugas itu dan naik mikrolet M12 yang melewati Glodok, Hayam Wuruk, Sawahbesar dan akhirnya sampai ke stasiun Senen pukul 07.15 dengan harga Rp 5000,00. Masuk stasiun saya langsung pesan tiket sawunggalih (Senen-Kutoarjo)kelas bisnis. Harga tiketnya Rp 80.000. Wah naik dikit dari harga sebelumnya Rp 70.000,00 tapi lumayan’lah dah ga semahal waktu lebaran (Rp 100.000,00). Memang katanya PT KAI bermaksud menaikkan harga tiket kereta bisnis dan eksekutif untuk menutup biaya operasional. Ya ga pa pa sih pak, tapi mbok ya tolong itu toilet2 di kereta diperbaiki. Saya sih cowok, mau pipis tinggal pipis. Yang cewek itu kan kasian pak. Mana toilet sering ga bisa dikunci. Belum kalau tiba-tiba ada serangan fajar (kebelet boker wkwkwk).
Setelah memesan tiket, masih ada waktu senggang 50 menit, saya manfaatkan dengan Wuiiihhh lumayan enak sih, cuma ya agak mahal. Ketoprak 1 porsi+air mineral botol sedang Rp11.000,00 padahal ketopraknya cuma kupat, bihun dan kerupuk. Ya maklumlah di daerah stasiun pasti makanan harganya mahal. Pukul 08.25 kereta berangkat (buset baru mau berangkat aja dah telat 10 menit, ga ada itikad baik). Dan seperti yang sudah saya duga, kereta tiba di Purwokerto pukul 15.05 (terlambat 70 menit dari jadwal). Tapi karena dah kangen dengan purwokerto dan sepanjang perjalanan saya lebih banyak tidur, perjalanan menjadi tidak terasa hehehe….
Filed under: Uncategorized
Dalam perjalanan saya ke Lebakwangi 11 hari yang lalu, saya oper di Terminal Kalideres. Dari bis jurusan Cikarang-Kalideres saya berhenti dan mencari bis Kalideres-Jasinga via Parung Panjang. Ketika sedang menunggu bis, ada seorang wanita, cukup cantik, yang lewat di depan seorang kernet. Karena mungkin tergoda akan kecantikannya, si kernet pura-pura menowel si wanita dengan pura-pura menawarkan sebuah jurusan bis. Towelan itu dilakukan berulang kali sehingga membuat wanita marah-marah dan mencak-mencak. Omelan wanita itu tidak digubris oleh kernet itu yang justru malah tertawa-tawa. Seorang kernet lain yang melihat juga ikut tertawa sambil ngomong:”makanya punya tangan jangan cluthak (usil -red), awas lho kalo besok mati yang busuk pertama pasti tangan”. Saya jadi tersenyum sendiri. Pertama, mendengar kata cluthak, saya jadi teringat sahabat saya Gunawan Tejo “Thukul” yang sering ngomong serupa kalau saya sedang mengerjai dia. Kedua, saya jadi memikirkan perkataan kernet kedua, emang bener ya kalau kita mati, yang busuk pertama kali adalah tangan. Padahal mungkin kalau diurut dari tingkat besarnya dosa, bisa saja lidah adalah peringkat pertama karena mencaci, memfitnah, berbohong justru lebih jahat daripada perbuatan-perbuatan dosa yang bisa dilakukan oleh si tangan. Tetapi jujur saya belum pernah membaca referensi, bahkan di buku-buku forensik ketika saya kuliah dan coass. Mungkin ada yang bersedia membantu saya?